SABAR
judul diatas adalah kalimat yang disampaikan calon suamiku saat datang kerumah saat ditanya oleh tanteku diacara ramah tamah menjelang pernikahan kami
Te utik : mas reyhan ada kata kata yang mau disampaikan untuk kak gita?
Reyhan : Git, Sabar ya
Kata itulah yang menjadi awal baru dihubungan kami, Pernikahan.
Sabar adalah kata termudah yang diucapkan, namun pelaksanaannya penuh perjuangan, derai air mata, dan segala emosi yang dapat diucapkan.
Sabar bukan hanya tentang menahan marah. Sabar merupakan 5 huruf yang membuat kita terus bertahan dalam kehidupan. Sabar juga tentang kebahagiaan, Sabar juga tentang kekecewaan, Sabar juga tentang cita cita, sabar juga tentang mengambil keputusan, sabar juga tentang segala hal.
Hari ini aku berusaha bersabar mendengarkan pertengkaran orang lain, hanya mendengarkan, tanpa ikut tersinggung, tanpa ikut menjelaskan, tanpa ikut membela, tanpa ikut membantu siapa2, tanpa ikut lelahnya menghadapi situasi yang tidak pernah kujumpai pada lingkunganku yang sebelumnya.
sebuah lingkungan yang kalau bela salah satu ya rusak susu sebelanga, jadi aku bersabar untuk diam, mendengarkan masalahnya, bersabar juga dalam diam untuk tidak overthinking, bersabar dalam pikiran agar tidak ikut merasa bersalah, sabar untuk mencari solusi, sabar untuk menyampaikan solusi diwaktu yang tepat dan dengan siapa ini disampaikan.
Ya, bersabar dengan perilaku yang mungkin sudah biasa terjadi sejak 31 tahun yang lalu. yang mungkin berdasarkan sudut pandangku itu tidak perlu dilakukan, namun itu sudut pandangku. bukan sudut pandang mereka, sehingga tidak ada yang salah. ya hanya tidak masuk saja dalam kamus kehidupan yang sudah kualami 29 tahun ini. aku hanya cukup bersabar untuk tidak terlarut dengan emosinya.
Kurasa sabar itu kalau bisa di bikin peringkat tidak hanya 5 kata saja, mungkin dalam menjalani hidup ini selalu saja ada ujian kesabaran, dan itu menaikkan level kita, dan kalau sudah tidak sabaran lagi ya mungkin levelnya akan jatuh dan kita akan bertemu ujian yang serupa sampai kita bisa melewati fase kesabaran tersebut ke level yang lebih tinggi yang mungkin akan lebih sulit dan berkali2 di uji.
Level Kesabaran yang paling sulit adalah sabar dengan diri sendiri, sabar dengan keluarga, sabar kepada sahabat baru level terakhir sabar dengan orang lain.
Pernah dengan kalimat "kita cenderung merasa lebih tersakiti oleh orang terdekat kita", mungkin disitulah ujian kesabarannya, sabar dengan orang yang kita sayangi, dan menyayangi kita, sabar dari rasa kecewa, itulah yang membuat orang lain tetap jadi manusia, sabar untuk tidak membenci akibat kekecewaan.
6/1/2024, Mlati
Komentar